Aliran Lahar Sungai Opak Paling Berbahaya

Aliran lahar dingin dari meterial letusan Gunung Merapi di sungai Opak dinilai paling banyak mengancam warga. Ancaman ini mendapat perhatian khusus dari Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB)

Sungai yang berhilir di Pantai Parangtritis paling mengancam warga karena banyak pemukiman di sekitarnya. Sungai-sungai lain di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dialiri lahar dingin tersebut adalah Gendol, Kuning, Boyong, dan Krasak. Empat sungai ini berhulu di Gunung Merapi, namun hilirnya tidak sampai ke pantai.

"Opak ini paling rawan", jelas Komandan Satlak PB Sleman, Widi Sutikno, ketika memantau normalisasi jembatan di Cangkringan, Minggu 2 Januari 2010.

Jembatan tersebut tertimbun material pasir sampai setebal 30 centimeter, yang meluap dari sungainya. Jarak jembatan dengan puncak Merapi sekitar 15 km.

Widi menjelaskan, yang bisa dilakukan pihaknya hanya melakukan normalisasi, atau pengerukan terhadap pendangkalan sungai. Setiap hari, dikerahkan empat unit backhoe untuk normalisasi. Dia menjanjikan normalisasi akan terus dilakukan setiap hari, setidaknya sampai masa tanggap darurat usai pada 7 Januari 2010. "Nanti kami evaluasi lagi jika perlu", tegasnya.

Menurut Widi, jangkauan lahar dingin yang membahayakan pemukiman di sekitar sungai sampai ke Kecamatan Ngemplak, atau sekitar 20 km dari puncak Merapi.

Sementara, Mapolsek Cangkringan yang terletak persis di samping Sungai Opak, yang jembatannya belum dievakuasi. Meski, sebagian perabotan sudah dipindahkan ke lokasi lain.

Menurut Kapolsek Cangkringan, AKP Sudalijo, operasional jajarannya tetap berjalan lancar. Namun, untuk ruang tahanan tidak dapat difungsikan, karena material dari sungai juga meluap ke Mapolsek sampai setebal 30 centimeter.

0 Response to "Aliran Lahar Sungai Opak Paling Berbahaya"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme